HEADLINE

Pascadebat, Konstituen di Zona II Bersuka-Cita


LAMPUNG BARAT - Calon pemilih atau konstituen paslonkada Lambar 2017-2022 nomor urut 2 Edy Irawan Arief (Edy)-Ulul Azmi Soltiansa alias Paisol (Pai) disapa Edy-Pai di zona II tampak bersuka-cita atas capaian debat kandidat di GSG Kompleks Pemkab Way Mengaku, Rabu (28/12).

Menurut perwakilan konstituen yang sengaja datang dari Suoh menyaksikan dengan mata kepala secara langsung, penampilan dan penyajian materi yang disampaikan Edy-Pai cukup mengena karena menguasai materi dan suasana psikologis audiens.

Kabar baik itulah yang kemudian dibawa perwakilan kepada konstituen lain yang berdomisili di zona II saat paslon berlatar belakang akademisi (ekonom)-politisi (hukum) tersebut menggelar pertemuan dan kampanye di sejumlah titik di daerah yang terisolir lebih 15 tahun itu, Kamis (29/12).

"Capaian Edy-Pai yang telah mempersiapkan diri sejak jauh hari menjelang debat kandidat sangat positif karena belajar tentang apa saja terkait upaya memajukan Lambar ke depan. Termasuk mempersiapkan mental dan argumentasi atas kemungkinan pertanyaan yang dilontarkan paslon lain," ujar jurubicara Edy-Pai, Andi Gunawan.

Lanjut Andi, Lambar merupakan 'putra sulung' Provinsi Lampung yang dimekarkan tahun 1991 dari Lampung Utara. Ironis, memasuki usia ke-26 Lambar berpredikat tertinggal ke-14 dari 15 kabupaten/kota di ranah Sai Bumi Ruwa Jurai itu. Sejumlah wilayah, seperti Suoh, Bandar Negeri Suoh, dan Pagar Dewa, hingga kini masih terisolasi.

"Mirisnya, pembangunan di Way Mengaku-Liwa sekitarnya yang notabene ibukota kabupaten hanya sekadar saja. Tampak jelas ketimpangan pembagian jatah kue pembangunan di Liwa dibandingkan di Tebu sekitarnya. Ini tentu tanggung jawab Bappeda juga yang kurang peka dan tidak aspiratif." Demikian Andi. (wartalambar.com/aga)

Tidak ada komentar