HEADLINE

Tips Diet Tanpa Risiko

Saat ini kita mengenal berbagai metode diet. Umumnya semua metode itu memberi janji bahwa tubuh akan terlihat lebih langsing dalam kurun waktu tertentu. Mungkin benar, namun lantaran terlalu bersemangat berdiet, kita jadi tidak memperhatikan kebutuhan tubuh.
Hal ini terjadi karena program diet cenderung membatasi atau menghilangkan unsur nutrisi tertentu, yang mungkin dibutuhkan oleh tubuh. Akibatnya? Seseorang yang berdiet cenderung terlihat kurus dan tidak segar.
Agar program diet tidak berubah menjadi musibah, cermati petunjuk dengan tepat dan pastikan Anda menaati hal-hal berikut ini. 

Tips 1:
Jangan menyingkirkan golongan makanan tertentu. Kebanyakan orang berdiet dengan cara menghindari jenis makanan tertentu yang dianggap berdampak buruk bagi tubuh. Padahal saat menjalankan program diet, tubuh kita memerlukan keseimbangan nutrisi untuk menjaga agar tubuh tetap sehat.

Tubuh kita memerlukan air, vitamin, karbohidrat, sedikit lemak, mineral, serat dan oksigen. Perhatikan kombinasi asupan Anda, dan perkaya diet dengan mengonsumsi sayuran dan buah. Pola makan ini akan membantu tubuh membangun sistem kekebalan sehingga Anda menjadi tidak mudah sakit.

Tips 2:
Perhatikan kecukupan tubuh akan protein. Tubuh membutuhkan 30 gr protein sehari. Daging dan susu serta produk olahan susu mengandung protein sangat tinggi, juga memiliki kandungan sodium dan lemak. Buah dan sayuran tertentu juga mengandung sedikit protein. Jenis polong-polongan, padi-padian, dan kacang-kacangan bisa membantu Anda memenuhi kebutuhan protein yang dibutuhkan oleh tubuh.

Tips 3:
Jangan singkirkan semua lemak tubuh! Tubuh kita memerlukan 50 g lemak setiap hari. Jadi Anda tidak perlu bermusuhan dengan lemak, karena lemak akan menjaga otot-otot di dalam tubuh tetap licin. Anda bisa mendapat  lemak 'baik' dari kacang-kacangan, minyak zaitun atau dari alpukat.

Tips 4:
Makanlah hanya pada saat lapar. Kita bisa saja membatasi makanan yang masuk ke dalam tubuh. Tetapi kadangkala rasa lapar menggoda kita untuk makan. Padahal, sebagaimana kita ketahui, rasa lapar tidak hanya muncul akibat tubuh membutuhkan makanan. Rasa lapar bisa dipicu oleh kondisi psikologis. Jadi, ketika rasa lapar Anda rasakan di luar jam makan utama, pastikan Anda mengemil makanan yang sehat, seperti buah dan sayuran, atau sepotong keju. (net)

Tidak ada komentar