HEADLINE

Kerap Byar-Pet, Bayar Tetap

Bengkunat, WL - 21 Juli 2011

Warga Kecamatan Bengkunat Kabupaten Lampung Barat (Lambar) mengeluhkan pelayanan PLN setempat. Pasalnya, meski sering mengalami gangguan, kerap byar-pet alias nyala-mati, tetapi tagihan per bulannya tidak berkurang. “Logikanya kan kalau sering mati, bayarannya juga berkurang. Ini bayarannya tetap, tapi mati terus,” ungkap seorang konsumen, Suparni, warga Mulangmaya, Rabu (20/7).

Dia berharap pelayanan perusahan pelat merah tersebut ditingkatkan mengingat kebutuhan listrik bukan hanya masuk kategori sekunder tapi primer atau utama. Warga di Bengkunat, tambah dia, sebagian besar menggantungkan aktivitas keseharian dengan PLN. Dengan demikian jika pelayanan jasa penerangan tersebut terganggu, byar-pet, tentu juga akan berdampak pada kinerja dan produksi bagi warga yang memiki usaha rumahan.

Tapi, ujar Suparni, terlepas ada tidaknya usaha warga yang ketergantungan PLN, harusnya sebagai sebuah perusahaan bonafide pelayanan yang diberikan juga bagus. Persoalannya bukan hanya pelayanannya yang jelek, tapi juga masalah tagihan rekening yang angkanya relatif stabil meski kerap mati. “Tapi kalu tagihannya tidak sama dengan ketika pelayanan yang mantap, kami konsumen ini juga maklum. Atau jangan-jangan petugas baca meternya yang kurang cermat.” Demikian Suparni. (aga)

Tidak ada komentar