HEADLINE

Puisi Karya Suyatri


PUISI PUISI KARYA SUYATRI

MIMPIKU


Mimpi
Sadap resah
Dera hati luka
Angan berontak liuk kata


Harapan jadi pelipur lara
Cinta sentuh jiwa
Rindu dendam
Tatapan


Aksara
Estetika kata
Menari lincah sukma
Istana Peradaban sentuh singgasana


Ujungbatu Riau, 15 November 2016


GUGUSAN RINDU


Cemburuku menekan rasa
Rinduku mengambang maya
Kau lepas goresan kata
Menyelinap bilik jiwa


Kau lambungkan balon angan
Terbang mengusik perasaan
Aksara menari di negeri awan
Syairmu mengendap tanpa keraguan


Denyut jantungku berdegup
Morse mengeja cahaya meredup
Imaji bayanganmu kedekap
Roman hatiku bersiap


Gugus rindu harapkan hadirmu
Formasi rasa memujamu
Harmoni senja rapal larikmu
Mengental asa maknamu


Ujungbatu Riau,  15 November 2016



KRISIS


Dekorasi semu
Panggung demokrasi layu
Paradigma tembakan peluru
Alibi angan membisu


Kolaborasi unik
Ambisi tutupi nurani picik
Ekonomi lumpuh mencekik
Krisis musim paceklik


Amandemen mental bersuara
Kebebasan analisa
Parasit merajalela
Kapitalis berkuasa


Pentas rekayasa
Lobi cantik tertata
Manisnya beretorika
Estetika tebar pesona


Ujungbatu Riau, 15 November 2015


RITME RINDUKU


Gerimis menyapa basah bumi
Ritme hujan sentuh hati
Gejala alam memberi arti
Goresanmu selalu kunanti


Gelombang suaraku bergetar
Petir pun menggelegar
Resah sepiku menggelepar
Jiwaku berusaha tegar


Kuncup kamboja menari tertiup bayu
Gelisahku menahan rindu
Kasih tersampaikan padamu
Menawan  relung kalbuku


Aksaramu sembunyikan makna
Jiwaku berpadu di dalamnya
Mengimla rasa kata cinta 
Memberi titik setia


Ujungbatu Riau, 15 November 2016


SUARA JIWA


Gerah berpeluh resah
Gelisah mencincang asa
Langit runtuh bumi terbelah
Matahari redup hilang rasa


Hujan petir menyambar dasyat
Energi semakin berlipat
Kata saling menghujat
Aksara mengental pekat


Perkara tak pernah selesai
Kriminal merajalela
Hati kecewa terlukai
Amanah palsu meraja


Ujungbatu Riau, 15 November 2016


TENTANG PENULIS : Suyatri tinggal di  Jln Ngaso-Ujungbatu Kecamatan Ujungbatu Kabupaten Rokan Hulu Riau, ia bekerja sebagai Guru di SMP dan PKBM dan aktif menulis puisi.

Dari Redaksi:
Kami memberikan ruang kepada siapapun untuk berkarya. Bagi kami, kesusastraan nasional itu sesungguhnya adalah sebuah keberagaman; mulai dari sastra kaum pemula, sastra kaum tepi, hingga sastra kaum yg telah memiliki label nasional alangkah indahnya bila kita sepakat untuk dilihat secara bersama sama dan miliki tempat serta ruang yang sama pula untuk dihargai sebagai bagian dari corak warna dalam keberagaman. Sebab kita semua memiliki hak untuk hidup serta menemukan bentuk. Silahkan kirim karya anda ke email: riduanhamsyah@gmail.com atau inbox akun fb Riduan Hamsyah.

Tidak ada komentar