HEADLINE

Jalur Waytenong-Pagardewa Butuh Pembangunan

Pagardewa, WL - 19 Juli 2011

Jalur yang disebut-sebut mengandalkan dana APBD banyak ditemukan rusak parah hingga sulit dilalui kendaraan R4 dan R2. Salah satunya jalur penghubung Pajarbulan Kecamatan Waytenong-Basungan Kecamatan Pagardewa kini memrihatinkan.

Jalur aspal sekitar 5Km dari Pajarbulan itu hancur total dan sulit untuk dilalui kendaraan R4-R2. Hal tersebut menjadi kendala bagi warga Pagardewa menuju Waytenong. Terlebih aspal yang telah hancur dan lebih dari 7Km masih terhubung dengan jalan tanah, tak ayal saat hujan kendaraan sulit untuk melalui jalur tersebut.

Alamsyah seorang pedagang keliling  yang biasa memasarkan barang dagangannya ke Kecamatan Pagardewa, kepada Warta Lambar, Senin (18/7), mengaku dirinya prihatin dengan kondisi jalan tersebut, terlebih saat hujan sebagian jalan yang masih berupa tanah membuat dirinya enggan untuk mengunjungi Pagardewa.

Alamsyah menambahkan, dirinya sempat bermalam di rumah warga disebabkan licinnya jalan. Dirinya pun melanjutkan perjalanan pada keesokan harinya. Menurutnya jika memaksakan melanjutkan perjalanan saat hujan akan cukup berisiko terhadap keselamatan.

Masih kata dia, dirinya berharap pemkab yang bertanggung jawab untuk pembangunan jalan tersebut. Dan  memperbaiki jalan penghubung dua kecamatan tersebut. “Apa lagi jalan dimaksud adalah jalan keluarnya hasil pertanian warga dari kecamatan dimaksud.” (nop)

Tidak ada komentar