HEADLINE

Jalan Belum Dilakukan Penyiraman

Waytenong, WL

Warga Kecamatan Waytenong dan Kecamatan Sekincau Kabupten Lampung Barat (Lambar), dibuat gerah oleh pelaksana proyek pelebaran jalan yang tak jelas perusahaan apa yang menanganinya.

Itu disebabkan permintaan warga soal penyiraman air di sepanjang jalan dari Sumberjaya-Sekincau, hingga kini tak kunjung dilakukan. Terlebih di sepanjang Kecamatan Waytenong debu layaknya kepulan asap yang ditakutkan menimbulkan penyakit.

Ketika ditemui Warta Lambar, Jumat (24/6), Ketua LSM Lembaga Investigasi Tindak Pidana Korupsi Aparatur Negara (LITPKAN) RI Cabang Lambar, Arhap, mengaku kecewa terhadap kinerja pelaksana proyek pelebaran jalan tersebut.

Itu mengingat dirinya telah menyampaikan keluhan masyarakat terhadap Dasuki selaku Pelaksana Lapangan (pengawas, Red), tetapi Dasuki tidak berkomentar dan tidak mau menjawab pertanyaan Arhap.

Arhap sendiri mengindikasikan ada banyak kejanggalan pada pengerjaan proyek tersebut. Dalam pantauannya pembuangan limbah tanah diperjualbelikan dengan mengeruk keuntungan yang cukup besar.

Semestinya, tandas dia, pihak pelaksana proyek memberikan cuma-cuma (gratis) kepada masyarakat yang membutuhkan serta pemasok batu split (koral) diindikasikan tidak berbadan hukum

Di tambahkan Arhap, untuk bahan bakar minyak (BBM) kendaraan proyek, seharusnya memakai minyak industri bukan BBM subsidi .

“Kendaraan proyek seharusnya memakai minyak non-subsidi tidak boleh membeli di SPBU yang notabenenya minyak bersubsidi,” jelasnya.

Arhap berharap pihak proyek serius dalam menanggapi semua keluhan warga yang merasa dirugikan oleh kinerja yang kurang baik dari pelaksana proyek tersebut. (nop)

Tidak ada komentar