HEADLINE

Pengerjaan Jalan Provinsi Janggal

Balikbukit, WL - 20 Juli 2011

Pembukaan badan jalan milik provinsi di Pemangku Landos Pekon Wayempulau Ulu Kecamatan Balikbukit Kabupaten Lampung Barat (Lambar), diduga banyak kejanggalan. Pekerjaan yang pada saat disurvei sebelumnya diketahui sepanjang 3.000 meter itu diproyeksi menelan dana Rp2,3 miliar. Ketidakjelasan item pekerjaan tersebut karena di lokasi tidak ada tanda-tanda siapa yang mengerjakannya.

Begitu pula dengan volume maupun nilai kontraknya juga tidak tampak karena papan nama atau plangnya sengaja tidak dipasang rekanan. “Proyek seperti ini yang harus dikritisi karena dari awal ada niatan tidak benar. Ini harus dikritisi, jangan sampai Lambar dijadikan kelinci percobaan proyek milaran rupiah,” ungkap penggiat LSM Wadah Aspirasi Rakyat (WAY) Lambar April Liswar ketika dimintai tanggapannya, Selasa (19/7).

Informasi yang dihimpun wartawan koran ini di lapangan, diketahui jalan tersebut merupakan jalur tembus ke Pekon Negeriratu Kembahang dan Sukabumi Batubrak dan bisa juga ke jalur Sukabumi-Suoh. Persoalannya onderlagh (batu 15-10) dipasang tidur yang semestinya tegak atau diberdirikan. Temuan lain pada pekerjaan lapen itu ditengarai tidak menggunakan batu 5-7 terlebih dahulu sebelum batu 3-5 dan 2-3.

Bukan hanya itu, kondisi jalan yang berada di tebing, semestinya ditrap, sehingga ketika hujan turun badan jalannya tidak ikut terbawa air. “Kalau begini, selip-selip tanah kebun saya juga ikut tergerus. Dan kalau tidak ditrap, tampaknya penggunan material batunya lebih banyak. Itu artinya boros dan menghambur-hamburkan uang rakyat,” ungkap seorang warga yang mengaku memiliki kebun di sekitar lokasi.(aga)

Tidak ada komentar