Program Pembangunan Infrastruktur Pedesaan (PPIP) Harus Ada Pengawasan - Warta Lambar Online
Berita Terbaru :
Advertise Here 468x60
Home » , » Program Pembangunan Infrastruktur Pedesaan (PPIP) Harus Ada Pengawasan

Program Pembangunan Infrastruktur Pedesaan (PPIP) Harus Ada Pengawasan

Written By Warta Lambar on Selasa, 23 Juli 2013 | 15.54

Lampung Barat – Pentingnya peranan partisipasi masyarakat dalam pembangunan serta tingkat partisipasi masyarakat di lokasi desa/pekon yang masih rendah. Tingkat partisipasi yang masih rendah tersebut hanya diindentifikasi berdasarkan tingkat kehadiran masyarakat dalam kegiatan musyawarah. Program ini dilakukan Untuk meningkatkan perekonomian masyarakat dalam rangka mengidentifikasi kembali tingkatan partisipasi masyarakat pada kegiatan partisipatif di lokasi penelitian. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah belum diketahuinya tingkat partisipasi masyarakat dalam pembangunan infrastruktur jalan paving desa pada program kegiatan Pembangunan Infrastruktur Pedesaan (PPIP) di Kecamatan lumbok seminung kecamatan sukau Kabupaten lampung barat , serta belum adanya strategi peningkatan partisipasi masyarakat lebih lanjut. 

Program  ini bertujuan untuk merumuskan strategi peningkatan partisipasi masyarakat dalam kegiatan pembangunan infrastruktur jalan pada program kegiatan Pembangunan Infrastruktur Pedesaan (PPIP) di dua Kecamatan Pembangunan dalam kegiatan partisipatif yang di teliti. Untuk mengidentifikasi kendala kurangnya partisipasi dalam masyarakat, penelitian ini menggunakan Selanjutnya, dilakukan analisis Triangulasi untuk menentukan strategi yang akan digunakan untuk meningkatkan tingkat partisipasi masyarakat. Berdasarkan hasil temuan kami yang mendapat program pembangunan infrastruktur perdesaan maka diperoleh strategi peningkatan partisipasi masyarakat adalah sebagai berikut : 
1. Meningkatkan kinerja fasilitator dengan menambah jumlah fasilitator atau menjaga mutu fasilitator, 
2. Pemerintah harus memberikan dana-dana stimulus pembangunan yang berkelanjutan 
3. Pemerintah perlu secara terbuka dan akuntabel memperhatikan aspirasi masyarakat sehingga infrastruktur yang dibangun merupakan keperluan masyarakat secara mayoritas, 
4. Pemberian pendidikan nonformal kepada masyarakat sebagai upaya penguatan modal sosial dengan meningkatkan pelibatan masyarakat dalam kegiatan, berangsur mengurangi peran fasilitator dalam ikut mengambil keputusan, serta meningkatkan intensitas kegiatan kepada masyarakat, 
5. Memperkuat keberadaan jaringan sosial yang berupa organisiasi-organisasi kemasyarakatan.kata Hi firman yani SH. kepada Koran kami.

Tambahnya ada beberapa kecamatan yang mendapat program (PPIP) kahususnya didua kecamatan ,harus ada pengawasan dari pihak yang terkait seperti dipekon sukau desa hanakau,sukau ,tampak siring .sukau pagardewa .,sukau jagaraga.sukau tebapering.,Lombok seminung,Lombok.,Lombok seminung sukabanjar.,Lombok seminung dilombok timur .,Lombok seminung lokasi sukabanjar 2 ujung rembun.perogram pembangunan infrastruktur pedesaan (PPIP) yang ratusan juta nilainya harus ada pengawasan jangan dibiarkan saja tambahnya (irw) 
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Support : Telaga Pandan | Karya Teratai | Tukang Buat Blog
Template by Creating Website Powered by Blogger
Copyright © 2014. Warta Lambar Online - All Rights Reserved
Copyright © Warta Lambar Online 2013