HEADLINE

Darus Bantah Menipu

Sukau, WL - Darus, warga Pekon Hanakau Kecamatan Sukau Kabupaten Lampung Barat (Lambar) membantah jika dirinya dituding melakukan penipuan terhadap korban warga Padangcahya, Balikbukit, Matkholis.

Menurutnya, diakui beberapa bulan lalu dirinya memborong wortel milik Matkholis, Rp5,8 juta. Namun sudah dibayar Rp2,8 juta. Sementara sisanya bakal dilunasi satu bulan kemudian. “Sekarang kami sudah buat surat perjanjian,” kata Darus, Sabtu (8/10).

Namun karena bisninya itu merugi, darus kehabisan dana. Menjelang, lebaran sambung Darus, dirinya sempat bermaksud mencicil sisa kekurangan pembayaran wortel dimaksud. Namun Matkholis menolak, Matkholis memberikan tenggangan waktu untuk melunasinya. “Kata Matkholis, nanti saja sekalian, kalau sudah ada Rp3 juta, kata darus.

Terkait tudingan menghindar, Darius juga membantah. Menurutnya, ketika dirinya tidak bisa ditemui bukan berarti menghindar. Namun selaku agen dirinya mengaku jerap mencari barang ke berbagai pelosok. “Sayakan agen satur, mencari barang kesana-kemari bukan menghindar. Buktinya saya sempat bermaksud menyicil sisa kekurangan pembayaram pembelian wortel itu. Itu bukti saya ada itikat baik,” pungkas Darus.

Sebagaimana diketahui, Anggota LI-TPK Rezlin Ependi, disaat mengunjungi redaksi SKH Warta Lambar, Selasa (4/10), Darus membeli wortel yang ada di kebun milik Matkholis yang ada di Pekon Padang Cahya dengan istilah diborongkan, dengan harga Rp5.800.000., dan yang telah dibayar oleh Darius Rp2.800.000., dengan perjanjian sisa pembayaran akan dibayar setelah pencabutan. Namun hingga kini belum juga dibayar dan disaat Matkholis meminta sisa pembayar yang bersangkutan kerap tidak ada ditempat. (esa)

Senin, 10 Oktober 2011
*)

Tidak ada komentar